ASIANUSA singkatan dari ASOSIASI INDUSTRI AUTOMOTIF NUSANTARA dimana anggotanya terdiri dari produsen 'Micro Car' dan Mesin Penggerak di seluruh Indonesia.



Mobil Nasional GEA Kini Pakai AC dan Mesin Injeksi

Selasa, 05 April 2011 13:06 WIB
Mobil Nasional GEA – INKA
Sumber: http://mobil.otomotifnet.com

Jakarta – Diam-diam tanpa banyak yang mengekspos, mobil nasional salah satunya GEA Inka terus mengembangkan diri, baik dari tampang, fungsi maupun teknologi mesinnya. Dan kini mobil nasional tersebut sudah pakai Ac dan mesin injeksi.

Mesinnya berkapasitas 650 cc berteknologi Electronic Fuel Injection (EFI) yang bisa memproduksi tenaga sebesar 20 Kw. Mesin ini dikawinkan dengan transmisi manual 4 speed.
Mobil dengan diameter ban berukuran 13 inci ini merupakan mobil mini, dashboard-nya didesain minimalis. Panel kecepatan diletakkan di bagian tengah. Namun yang menarik, finishingnya kini semakin rapih dan presisi.

GEA hanya punya tiga pintu, satu berada di sisi kemudi dan dua lainnya di samping kiri, dengan daya tampung 4 orang. Kabinnya sudah dilengkapi AC dan untuk menaruh barang di bagasi, harus dilakukan dari dalam mobil.

Sementara lampu depan dibikin besar dengan lubang angin untuk mesin di antara 2 lampu depan besar tersebut , lampu belakang dibuat bergaya minimalis. Semuanya ramping dengan tiga susunan lampu berbeda. Masing-masing berwarna kuning, putih, dan merah.

GEA rencananya akan diluncurkan pertengahan tahun 2011 ini, dan akan dibanderol dengan estimasi harga jual sekitar Rp 50 jutaan. (mobil.otomotifnet.com)

8 komentar:

Heru mengatakan...

Salut !!!!!…..alhamdulillah akhirnya kita memiliki mobnas hasil karya anak bangsa….modelnya cantik sekali jauh lebih baik dari model pertamanya…sangat menjual dan tidak kalah dibanding mobil kaliber dunia seperti KIA, Hyundai dan Suzuki.
Saran saya boleh saja ditargetkan untuk instansi, akan tetapi Inka harus tetap fokus untuk mempersiapkan diri meng antispasi potensi meningkatnya permintaan akibat respons positif masyarakat.
Yang krusial wajib diutamakan dan diusahakan adalah kekuatan permodalan untuk meningkatkan fasilitas manufacturing dan membangun jaringan agen penjualan dan after sales service, management yang professional, adanya fasilitas pusat R&D yg lengkap dengan sumber daya yg sangat kompeten. Untuk itu pemerintah wajib memberikan support berupa insentive maupun subsidi yg diperlukan serta merangkul pihak swasta dalam pengelolaan perusahaan.
Agar Gea lebih hemat bahan bakar dan suara mesin halus saat berlari di jalan toll, saya sarankan transmisi 4 percepatan diganti dengan yang 5 percepatan (seperti semua city car yg ada. Untuk itu jangan malu (hal ini juga dilakukan oleh semua produsen otomotif kaliber dunia) untuk memasang transmisi dari vendor terkenal berkualitas dunia. Hal ini untuk memperkuat image bahwa Gea versi perdanapun sudah didesain secara mumpuni dan sangat kompetitif (berani bersaing dengan city car kelas dunia).
Agar menciptakan potensi pemasaran diluar instansi (sebagai mobil golongan ekonomi menegah kebawah seperti di pedesaan atau golongan mahasiswa di perkotaan dan kemungkinan di export), Gea juga harus berani bersaing dengan merk otomotif kelas dunia dengan lebih meningkatkan features kelengkapannya misalnya menyediakan versi “Ultimate” dengan: transmisi matic, power steering, power window, spion elektrik,wiper belakang,rem ABS, audio system yg berkualitas, adanya GPS dan jok kulit, walaupun harganya menjadi 70 juta (sama dengan harga Chery QQ second hand versi termurah thn 2010), hal ini diperlukan untuk menghindari stigma image bahwa Gea identik dengan mobil kelas Bajaj, sehingga walaupun awalnya untuk pasar pedesaan, akan tetapi tidak menutup kemungkinan akan digandrungi dan diidolakan anak muda perkotaan sebagai mobil yang modelnya imut.

Semoga mimpi Indonesia memiliki basis industri mobil yang kuat dapat terwujud (jangan sampai ceruk pasar yg potensial tersebut diisi oleh India dan China) seperti halnya mimpi kita memiliki industri pesawat, kapal, kereta api dan industri persenjataan, sehingga keunggulan technology ini akan meningkatkan rasa percaya diri kita sebagai bangsa yang besar dan disegani terutama dikalangan bangsa ASEAN…amin.

Heru mengatakan...

Setelah melihat beberapa ulasan, termasuk menyimak pendapat bapak MenHub Bp. Fredi Numberi bahwa Gea layak Go International, maka agar hal tersebut memang dapat diwujudkan, tampaknya design interiornya yang nampak masih "jadul" masih perlu di redesign ulang agar tampilan dalamnya sama "imutnya" dengan tampilan luarnya.
Saya sarankan untuk menghubungi car interior designer untuk melakukan redesign interiornya, sehingga selain lebih menarik juga lebih nyaman, lebih flexible dan fungsional sebagai mobil penumpang.
Lebih baik persiapkan segalanya sematang mungkin sebelum produksi masal, oleh karena seperti yang pernah disebutkan oleh Bp. BJ.Habibie dengan persiapan yang matang maka kita telah mencapai 80% dari kesuksesan. Ingat First Impression itu sangat penting dan menentukan.

tsalits taufiqillah mengatakan...

salut wat all mobnas...q terharu,,,
jaya mobnas..ga peduli kalian ketinggalan teknologi karna ini adalah awal yg sangat bagus n membanggakan,,
n indonesia bisa

stevano mengatakan...

ini dah 2012 ..........

lha manaa..?

fewry mengatakan...

Pada suatu masa hiduplah seorang yang tinggal di pulau KENDARA,namanya pak OTO si penunggang KUDA cantik dari negeri SAMURAI….karena kudanya mati pak OTO pun merasa kesepian,sehingga dia memutuskan untuk mendatang kan pelirahaan lagi dari samurai yaitu KIJANG,setelah beberapa tahun KIJANGpun beranak pinak tapi pak OTO mulai enggan merawat si KIJANG karena pakanya harus didatangkan Langsung dari samurai karena pemilik KIJANG di negeri samurai enggan memberikan resep untuk pakan pkok si KIJANG,pak OTO akhirnya meminta saran kepada penduduk baru yaitu Pak BIMANTARA anak dari Mr Hyun dri negeri dekat samurai dan Pak MARLIP yang ngakunya Asli keliharan Pulau KENDARA…sehari,dua hari dan diskusi mereka pun berakhir dengan kesepakatan yaitu Mendatangkan banyak peliharaan diantaranya:MALEO dari pulau tetangga,MACAN PERKASA yang keturunan benggali serta KOMODO dari Pulau dekat TIMOR….tapi hanya MACAN yang pakannya diambil dari bumi KENDARA …sedangkan yang lain masih harus impor sm seperti pakan KIJANG,tapi sayang MACAN mati karena kalah bertarung dengan PHANTER samurai……habis sudah harapan pak OTO tapi tidak lama datanglah anak cantiknya bernama GEA yang baru lulus ESEMKA membawa banyak oleh –oleh termasuk seekor RAJAWALI dan TAWON yang indah….saking sayangnya pak OTO menyuruh pasukan GARDA menjaga pelihraanya,Serta mendatangkan ANOA untuk mengangkut pakan…dingah harapanya yan besar Pak OTO terkadang diliputi dengan kesedihan karena pulau KENDARA begitu banyak NISSAN yang tak lain kuburan dari peliharaanya…..

jamargemini mengatakan...

saya paling sreg mobnas ini gea untuk dikembangkan, tapi showroom dan after salesnya kok gk ada kabar2nya (gaungnya aja tdk kedengaran) walaupun ada mobil murah tapi mobnas yang satu ini punya kemampuan untuk bersaing.
Apalagi PT INKA (BUMN pemroduksi kereta api) yang membuatnya.
mohon pemerintah agar memberikan suppornya bravo mobnas

Mampus Kau Katemi mengatakan...

Pemerintah Lebih memilih LCGC ketimbang Mobnas ...
Pemerintah kita emang Kampret

Info sehat mengatakan...

kl mau bikin mobnas gandeng china gan buat design yg bagus,klo designya jelek sp yg mo beli,mobil jepang aja designya jelek ada yg ga laku,org beli mobilkan 99% ingin gaya,klo masalah mesin bs di sweap engine,org indo itu kaya2 buktinya mobil mahal pd laku hahaa,klo model keren biar kata cuma brosur pasti bakaln byk yg pada indent,trus lgsg aja produksi misal 500 unit dan lgsg pasarkan,apa sih yg ga laku di indo , tinggal nunggu review deh n melanjutkan perkembangan

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Dewa Yuniardi - Premium Blogger Themes | Lady Gaga, Salman Khan